engineer
angin kehangatan itu..
angin kehangatan itu sselalau menerpaku
mernaikkan gairahku untuk selalu
memandangmu dan menyelimutimu dengan..
usapan yang tak tertahan kan
dari..ujung jari kakimu..
terus..menerpa
angin kehangatan itu..
inchi per inchi menyelusuri lekuk..
tubuhmu...
AMARAH DAN NAPSU
toh amarah dan napsu bersaudara
bara itu tetap ada memanaskan bagian tubuhku
yang paling sensitif
dan kau selalu merasakan itu di kedalaman
amarah dan napsu yang berlarian memburu napasa
napas kehangatan tubuhmu. membelai setiap senti tubuhmu ...menelimutinya dengan amarah dan napsu
wet..di kedua selangkangku,
temperature ruangan terus meningkat..
butir butir keringatku mulai berjatuhan..
kerja harus terus diselesaikan.
tapi panas ruang tidak mau berkompromi..
butir butir keringat sudah mulai turun
ke dada... semangat untuk kerja terus berpacu.
butir butir keringat itu semakin ingin meluncur
untuk sampai di kedua selangkangku..
kaus putih dan celana pendek putihku sudah..
tenggelam..di rendam butir keringat itu..
owchh..aku terus bekerja..walau keringat mulai
berkumpulll
OOOoh butiran keringat itu ..terbendung,
seperti bermaksud mendinginkan muara di
tengah celana pendek ku..terusss., keringat mengucur...
OOhhh butiran keringat itu mendinginkan..
muara ku...owch...begitu..nikmatnya..
kehangatan nafasmu..,
kehangatan nafasmu itu, membuat semu 'bulu'ku
berdiri..,dari ujung kaki hingga ujung rambutku
kehangatn nafasmu itu..selalu membuat ku'bergairah'..sampai ke abtas yang paling puncak....
kuterima baru kehangatan nafasmu...
belum 'bara' api sedikitpun tersentuh
ku mau 'api ' itu
ku kejar kemanapun kau lari..
kan kugapai sampai di titik waktu..
'api' mu ku pegang erat....
keindahanmu itu..,
hanya bisa memandang
Picmu dengan keindahan tubuhmu
yang aku haus untuk kau elush..
owxh..bagaimana cara menyentuhmu
supaya kita bisa bersama terbang..
menuju ke nikmatan itu.Owchx..
berdirilah terush
biar ku raba semua tubuhmu..
uuntuk kepusanmu. apakan ku berikan
ambil keperkasaaku.jika itu
membuat kita dapat terbang..bersama
24 jan 05
etst..test..euytest,,tis..euy
dingin yang membara....
(puisi: sore, 17 des 03)
tanganku dingin..., tapi hasratku membara
untuk memelukmu. karena ..keindahan dan ..
kecantikanmu itu ..menggodaku..
untuk ..mendekat..,menghirup semua hawa..
iamaginasiku..
tak kenal lelah..terus ku hirup.
bagaimanakah tak lekat mataku
memandangmu.. GadisKU!
berlenggok lemah gemualai..
tapi ...
aku tetap dingin.....
hari semakin gelap..hujan akan turun.
hasratku tetap membara..berdentang
nadiku..bergemuruh..nafasku..
ke sini gadisku... aku akan
memberikan itu!
puisi sempalan
(re fresh teysa)
"ular itu..."
ular itu meliuk hendak menangkap mangsanya
memerah meradang kepalanya
mendekati mengamati mangsa itu
ular itu seperti tongkat
mengendus memanjang mendekat mangsanya
mangsa tetap di sana, menikmati indahnya dunia
tak menyangka ular melilit dia
'akulah mangsamu" kepada si ular...
ular itu...menaikkan kepalanya..
ular..itu..!
Day+34
NIKEN harus tetap ADA....
Pagi itu adalah ahari pertama Niken menghirup udara pagi di rumahnya tanpa RYo. Tadi malam dengan pesawat GIA, Ryo menuju Hawai untuk melanjutkan kuliahnya. Niken sudah rela melepas Ryo melanjutkan sutdynya. Perpisahan itu membuat Niken harus TETAP melanjutkan hari harinya tanpa kehadiran Ryo.
Niken tetap Tegar menghadapi hal ini. Tetapi tetap kesedihannya hinggap di wajah ayu nya. pagi itu NIken tidak mau sarapan. Padahal biasanya nasi goreng hangat dibuatkan oleh ibunya selalu dilahapnya.
Hari ini, Sabtu di awal Oktober. hukjan masih sering mengguyur kote YOGya. pagi itu masih rintik rintik hujan menemani NIken yang sedang gundah gulana.
Akhirnya Niken pamit ke pada ibunya untuk pergi ke rumah neneknya di sekitar KALIURANG, daerah dibawah kkaki gunung MERAPI.
Niken akan menyendiri disana. Itu yang biasanya dilakukan oleh Niken untuk membunuh kesedihannya.
Tiba pukul 10:00 di Kaliurang. Niken disambut hangat oleh NENEK AJENING. Rumah besar bergaya JAWA ini dipenuhi oleh Gamelan dan peralatan upacara keraton Yogyakarta.
Niken langsung berlari ke ruang tengah Rumah nenekAjen..dan meegang salah satu alat gamelan kesayangannya sejan kecil......
D+19
Pelangi kesukaan niken
(sajak perpisahan itu)
Pelangi kesukaan niken
bergantung lembut di pantai
parangtritis. Niken tak henti memandang
itulah yang tersuka dibenaknya.
niken tersenyum melihat tanda alam itu
warna warni di tengah rintik hujan september
berjam jam niken dan ryo hanya termangu
melihat pelangi itu.
dan niken menyadari bahwa pelangi itu
akan hilang juga. karena masih banyak tanda alam
yang akan menggantikannya.
niken harus menerima dan menerima
bahwa alam adalah selalu berubah
hari lepas hari niken harus tetap
ikut aturan alam itu.
niken semakin sadar.,...,
tak ada yang tetap di kehidupan
alam sudah memberikan contoh itu
hujan...pelangi....terik matahari...
niken sadar itu dan menerima.
tetapi apakah kekekalan itu ada?
D+18
sajak Niken diketerhampaannya.
niken tahu bahwa hatinya sedang gundah
Ryo akan segera berangkat ke hawai
tidak ada yang akan dia lakukan
selain tetap melanjutkan hari harinya
niken kadang berlari sendiri di tepi pantai
parang tritis itu,
sambil memandang jauh ke arah laut selatan
niken di didik dengan jiwa TEGAR.
tak kuasa dia menangis di tepi pantai itu
ditemani deburan ombak yang semakin meninggi
di rintik hujan bulan september
niken tidak dapat melihat pantai lagi
karena gelap menutupi bumi
niken terus berlari menyusuri pantai
parang tritis
yang menjadi saksi bahwa itulah
kebersatuan hati nya dengan Ryo
malam semakin gelap
niken berhenti berlari